Monitor Produksi

IndonesiaCore® menyediakan perangkat lunak IT Inventori Sistem siap pakai sesuai aturan Bea Cukai disertai pelatihan pengguna sehingga pengguna dapat menginput data aliran bahan baku dan bahan penolong maupun barang dalam proses (WIP) yang diproses menjadi hasil berupa WIP, barang jadi, dan barang sisa atau sampah.

Tantangan Memonitor Produksi

[Lima Faktor yang Mempengaruhi Produksi] Memonitor proses produksi dilakukan dengan mengikuti tiap fase produksi, mengamati dan mengkoordinasikan aliran bahan dan material melalui tiap proses produksi sehingga menghasilkan produk jadi yang berkualitas. Penanggung jawab produksi harus menjaga level stok barang yang terlibat dalam proses-proses produksi pada level yang efisien dan barang jadi yang dihasilkan dalam jumlah optimal.

Lima Faktor yang Mempengaruhi Proses Produksi

Produksi terdiri atas proses-proses kompleks yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor: » suplai jika suplai tidak tiba sejumlah yang dibutuhkan dapat mengakibatkan perlambatan produksi bahkan dapat berakibat hingga pembatalan produksi, » peralatan produksi kegagalan fungsi temporer pada satu atau sejumlah peralatan produksi dapat berakibat pada kegagalan produksi, » biaya rutin produksi ketiadaan listrik atau kekurangan aliran air dapat mempengaruhi kesuksesan produksi, » kebutuhan bahan yang khusus perbedaan kualitas bahan-bahan yang dibutuhkan produksi seringkali mengakibatkan pemesanan suplai kembali, sehingga timbul penundaan atau pembatalan produksi, » sumber daya manusia di tiap fase produksi cuti kerja para personel yang memegang peranan kunci pada tiap fase produksi harus menjadi pertimbangan untuk membuat rencana solusi alternatif sehingga produksi dapat terus berjalan .

Solusi Memonitor Produksi

IndonesiaCore® menyediakan perangkat lunak sistem informasi yang dibutuhkan untuk menginput data aliran bahan baku dan penolong maupun barang dalam proses (WIP) dari gudang menuju bagian produksi yang akhirnya menghasilkan WIP kembali, barang jadi, atau barang sisa dan sampah. Hasilnya adalah laporan rencana dan hasil produksi yang akurat.

Menyimpan Data Produksi

Silakan mendata hal-hal yang terjadi pada tiap fase produksi. Catat waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tiap proses produksi, jumlah dan kode bahan yang digunakan, serta jumlah dan kode barang yang dihasilkan. Catat pula hal-hal yang dapat mengakibatkan kegagalan produksi.

Periksa Bottleneck pada Produksi

[Memonitor Produksi] Silakan mencari bottleneck yang timbul di satu atau lebih fase produksi. Analisis dan evaluasi kembali penjadwalan staf dan mesin yang digunakan pada tiap fase produksi untuk mencegah bottleneck produksi.

Cek Stok Persediaan Barang

Senantiasa lakukan pengecekan stok persediaan barang untuk mengetahui apakah karyawan perusahaan Anda memiliki bahan baku yang cukup untuk diproses dalam produksi. Selain itu evaluasi kecukupan persediaan barang untuk memenuhi kebutuhan produksi.

Periksa Hasil Produksi

Lakukanlah pemeriksaan produksi untuk memastikan kualitas terjaga sesuai standar. Jika menemukan cacat produksi maka periksalah proses yang menimbulkan cacat produksi tersebut.